Sang Pengutip Warna Cinta

   Sang Pengutip Warna Cinta
    Safiah Afiqah


Aku sang pengutip warna cinta
Yang habis hancur dari sebuah epilog khayalan
Yang berterbangan merentasi tanah kehancuran

Aku rentangi gurun-gurun perasaan
Aku belah lautan jiwa
Kemarau tetap jua tanpa airnya
Yang ada,
Cuma hujan ketabahan

Akulah sang pengutip warna cinta
Aku yang cipta pelantar derita
Yang kini habis dinoda dosa,
Yang habis dicalar dusta.

Ingin aku menjadi penyair
Yang bisa menarik pena
Menulis warkah-warkah cinta

Ingin aku menjadi pelukis,
Yang  bisa menterjemah seraut wajah,
Yang bisa mentafsir coretan jiwa.

Ya,
Aku sang pengutip warna cinta,
Yang masih berkelana merentasi kelamnya buana,
Yang masih lagi melangkah kekeheningan senja,
Yang disitu terhuni sebuah lara yang tiada hujungnya.

Tuhan!
Adakah ini satu hukuman?
Ataupun kiriman cintamu yang menjadi mahaguru memimpinku bertatih
mengenal watak watak dunia?

Ya,
Aku lah pengutip warna cinta yang abadi.
Mencari cinta dari segala cinta.

sayang laa stalker yg rajen ni

hak cipta terpelihara oleh fieyamanda@2015